Memperagakan diri sebagai emak-emak, anggota polantas ini bikin ngakak.
Memperagakan diri sebagai emak-emak, anggota polantas ini bikin ngakak.
Sekumpulan polisi melakukan latihan untuk menahan huru hara dengan bocah Sekolah Dasar (SD)
Dalam video tampak seorang anggota polisi lalu lintas berpakaian dinas lengkap dengan ciri khas rompi hijau menyanyi lagu Terendap Laraku dari Group Band Naff.
Tiba-tiba muncul sekelompok polisi yang sedang turun dari bus Transjakarta dan langsung menyergap puluhan kendaraan yang sudah terjebak
Berdasarkan penelusuran, pihak Polda menyampaikan bahwa Bripka Salmon memang memiliki riwayat gangguan jiwa yang berat.
Dengan tangan kosong, sang polisi tampak bersusah payah menangkap ikan lele itu. Beberapa kali lele itu hampir lepas karena kulitnya yang licin.
Dengan nada membentak Bripka Salmon mengucapkan kalimat 'Kenapa Kau stop aku?'. Tidak lama kemudian Bripka Salmon memukul wajah Prada Irfan.
Di panggung pelaminan, polisi ini mendekati pasangan pengantin dan memisahkan mereka
Polisi yang bernama Ipda Dendi Eriyan tersebut merupakan alumni Akademi Polisi (Akpol) pada 2021 lalu. Dendi merupakan utusan Polda Sumatera Selatan
Dalam video, tampak polisi yang punya pangkat lebih tinggi bercanda dengan polisi berbadan tinggi, dalam sebuah apel di lapangan terbuka.
Karena merasa kehilangan, polisi yang duduk menghadap ke depan ini pun mencurigai temannya telah mengambil lauk dengan berusaha membolak-balikkan daun pembungkus nasi.
Diketahui kejadian tersebut berada di daerah Lampung, namun belum diketahui di mana lokasi tepatnya. Polisi itu membawa air galon dengan motor gerobak.
Sebagai warga keturunan SAD dua Bintara tersebut akan sangat mudah untuk melakukan komunikasi dengan warga setempat, sehingga apa yang mereka sampaikan akan lebih mudah dipahami.
Dengan penuh keberanian dia kemudian menghampiri mobil patroli polisi yang sedang terjebak kemacetan. Pria gondrong tersebut lalu memasukan sampah tersebut ke dalam mobil patroli polisi yang ada didepannya
Video ini mengundang banyak respon dari netijen, mulai dari komen yang menyemangati pak Polantas hingga komen yang menyalahkan para siswa yang tidak punya ahlak.
Polisi tersebut mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pengendara mobil itu yang telah membeli dagangannya.
Warganet dibuat kagum dengan aksi polisi tersebut. Doa dan dukungan banyak diutarakan warganet, agar sang polisi dan bapak pedangang tersebut diberikan kesehatan dan kelancaran rezekinya.
Dalam video tersebut terlihat seorang ojol sedang menunggu oerderan di pinggir jalan. Tak lama kemudian melintas dua orang tanpa mengenakan helm.
Motor antik dengan merek Honda C70 tersebut dijual dengan harga Rp4 juta. Aiptu Palewari mengaku rela menjual motornya lantaran sangat prihatin dengan kondisi anak tersebut.
Hendri mengaku hidup sebatang kara setelah orangtuanya meninggal dunia sekitar 4 tahun yang lalu. Karena tidak memiliki tempat tinggal dia bahkan tidur di pasar, terminal, SPBU dan masjid.