Kucing dengan tubuh obesitas itu nampak tersiksa karena tidak bisa menggaruk-garukkan kakinya ke tubuhnya.
Kucing dengan tubuh obesitas itu nampak tersiksa karena tidak bisa menggaruk-garukkan kakinya ke tubuhnya.
Hingga saat ini sudah lebih dari 36 ribu warganet yang menyukai video tersebut. Tak hanya itu, bahkan ribuan doa dipanjatkan oleh warganet untuk kucing tersebut dan induknya yang menyayanginya.
Komentar di tweet tersebut membuat orang-orang mengatakan bahwa mereka mengira tas itu adalah kucing asli, dengan banyak yang menyatakan minat mereka untuk membeli tas tersebut.
Dalam video nampak seekor kucing oyen yang semasa kecilnya terlihat imut dan menggemaskan. Namun siapa sangka begitu besar kucing tersebut terlihat barbar bahkan si kucing oyen berani makan ular yang mencoba masuk ke rumah majikannya.
Walaupun banyak yang berlalu lalang di sekitarnya karena di saat jam kerja, bapak tetap mengelus elus si kucing putih itu. Si kucing putih pun tetap terdiam di tempat dan tidak mengelak saat si bapak pemulung mengelusnya.
Biasanya seekor ibu kucing dapat mengandung rata-rata 3-6 ekor anak, namun dapat pula mengandung hingga 10 ekor anak.
Karena takut mengganggu jemaah lain, wanita ini menyuruh kucingnya untuk menunggu di dekat musala. Tidak disangka kucing tersebut benar-benar meunggu pemiliknya sampai selesai salat tarawih.
Bahkan ketika anak king kobra yang berada didepannya berusaha memaruknya , kucing oyen ini tetap santuy.
Kucing ini berpegangan kepada kepala pemiliknya tanpa menyakiti. Karena seperti yang kita ketahui kucing memiliki kuku jari yang runcing dan dapat melukai siapa saja.
Ternyata mabuk perjalanan tidak hanya dialami oleh manusia saja ya, hewan pun dapat mengalami mabuk kapal di laut.
Sontak saja video ini menjadi viral di media sosial. Sampai saat ini video ini telah mencapai 1,2 M tayangan.
Video tersebut memperlihatkan seekor kucing berdiri bersandar pada sebuah teralis jendela. Tidak disangka, di luar jendela terlihat dua ekor kucing yang sedang berduaan.
Setelah selesai makan, kucing tersebut nampak mengeluarkan air matanya seakan terharu dan ingin mengungkapkan rasa terima kasih atas kebaikan penjual tersebut.
Terlihat kucig tersebut sangat menyayangi anak majikannya yang sakit.
Zac memiliki kamar berukuran 3x4 meter dan belum termsuk ruangan outdoor. Kamar Zac pun sangat estetik dan terlihat mewah dengan pencahayaan sangat baik.
Dengan sabar kucing tersebut menunggu dan beberapa kali mencolek dengan sopannya. Namun sang pembeli masih menunggu bakso pesanannya menjadi dingin
Meimei sekarang terlihat benar-benar tidak dapat dikenali dengan mantel bulu seputih salju yang luar biasa.
Ternyata, tindakan sang pemilik menyatukan kucing dengan kelincinya berpengaruh terhadap perilaku anak kucing lucu ini.
Kucing tersebut nangkring di atas helm dan dapat duduk dengan santainya tanpa terjatuh.
Kucing tersebut hanya bisa mengeong kesakitan saat sekujur tubuhnya dikerubungi semut rangrang dan akhirnya terdengar oleh Jeab.