Buaya itu tak sekadar nongol di sungai, tetapi juga mengejar para angler tersebut. Bahkan buaya itu mengejar hingga ke daratan.
Buaya itu tak sekadar nongol di sungai, tetapi juga mengejar para angler tersebut. Bahkan buaya itu mengejar hingga ke daratan.
Buaya tersebut diikat pada sepotong bambu yang digunakan untuk menggotongnya. Mereka mengaraknya bersama sama yang juga diikuti oleh para warga yang berada di belakangnya
Saat perahu dipacu, buaya pun memacu kecepatan berenangnya untuk mengimbangi perahu tersebut.
Pengunggah video tampaknya merasa heran, sebab seekor buaya jumbo yang umumnya tinggal di suatu muara, malah hidup di tengah sungai kecil.
Saat ikan yang digunakan sebagai umpan itu ditarik masuk kembali ke perahu, sang buaya justru ikut melompat masuk ke dalam perahu untuk mengambil ikannya.
Buaya yang bernama 'Boy' tersebut terlihat berukuran besar dibandingkan buaya yang umumnya ditemui di kebun binatang,
Usman mencuri atensi warganet usai videonya saat berusaha menangkap seekor buaya raksasa sepanjang 4,3 meter dengan berat sekitar 1 ton.
Pada video tersebut semula air terlihat tenang, namun tiba-tiba seekor buaya berukuran besar loncat dengan membuka mocongnya seolah-olah ingin menerkam mangsa yang ada di hadapannya.
Saat itu dia sempat melihat benda mengambang tidak jauh dari tempatnya berwudu. Dia tidak menyadari bahwa benda yang dikiranya batang pohon yang mengambang itu ternyata seekor buaya.
Mulanya Bang Abdul menarik joran pancing dikiranya dapat ikan besar saat ,memancing di rawa dekat kebun kelapa sawit. Namun setelah ditarik ternyata anak buaya yang dia dapatkan.
Buaya besar yang panjangnya lebih 3 meter lebih tersebut terlihat sedang berteduh di bawah pohon kelapa sawit. Tidak diketahui di mana lokasi persis buaya tersebut berada.
Video tiktok yang berdurasi 15 detik ini dibanjiri komentar warganet yang mengomentari pemuda pemancing ini yang langsung mengajak pulang temannya setelah strike buaya.
Sebelumnya diketahui bahwa seorang pria tewas setelah diterkam buaya di Mimika, Papua. Sebagian tubuh korban penerkaman buaya ditemukan masih berada di perutnya.
Video penangkapan buaya itu pun viral. Dalam video terlihat warga menyeret buaya itu dari dalam rumah.
Buaya besar itu lalu berusaha naik ke daratan berlumpur dan berusaha mendekati si pemuda. Namun nahas, pemuda itu terpeleset di lumpur yang licin.
Saat menarik ikan menuju daratan, ternyata ada predator di bawah sungai yang mengikuti. Seekor buaya besar mengikuti ikan yang lemas karena mulutnya tersangkut kail.
Dalam video tersebut terlihat awalnya beberapa pria sedang memegang seekor buaya besar. Mereka hendak foto dengan buaya besar itu sebagai kenang-kenangan.
Kejadian berawal saat korban beserta kakaknya atas nama Neli (16) sedang mandi pagi untuk pergi sekolah di Sungai Batang Masang dengan jarak 50 meter dari rumahnya.
Yuono mengatakan, proses evakuasi itu dilakukan setelah sang pemilik, Prabowo Soenirman (65), sudah tidak sanggup merawat buaya muara tersebut.
Awalnya, pria bernama Arpa Gunawan (28) itu pergi mencari sinyal bersama dua temannya di pinggir kanal Distrik Dusun Bagan Rame, Desa Sungai Batang, Kecamatan Air Sugihan.