Bocah cilik tersebut hanya bisa terpaku sambil melihat ke ruangan di belakang papanya yang berupa dapur gelap. Dia berulang kali melihat ke arah dapur gelap itu hingga tertegun.
Bocah cilik tersebut hanya bisa terpaku sambil melihat ke ruangan di belakang papanya yang berupa dapur gelap. Dia berulang kali melihat ke arah dapur gelap itu hingga tertegun.