Feature

Apa yang membuat Lucy fosil manusia purba paling terkenal di dunia?

Daftar Isi

  • Pendahuluan
  • Penemuan Lucy
  • Signifikansi Lucy dalam Ilmu Pengetahuan
  • Kesimpulan

Pendahuluan

Lucy adalah salah satu fosil manusia purba paling terkenal yang ditemukan di Ethiopia pada tahun 1974. Fosil ini berusia sekitar 3,2 juta tahun dan memberikan wawasan penting tentang evolusi manusia.

Baca juga : Gianluigi Donnarumma Menjadi Pahlawan Manchester City dengan Penyelamatan Krusial

Penemuan Lucy

Penemuan Lucy dilakukan oleh tim arkeolog yang dipimpin oleh Donald Johanson. Nama "Lucy" diambil dari lagu Beatles "Lucy in the Sky with Diamonds" yang diputar saat penemuan tersebut. Fosil ini terdiri dari sekitar 40% kerangka, menjadikannya salah satu penemuan paling lengkap dari spesies Australopithecus afarensis.

Signifikansi Lucy dalam Ilmu Pengetahuan

Lucy memberikan bukti bahwa manusia purba berjalan tegak, yang merupakan salah satu ciri khas dari spesies manusia. Penemuan ini juga menunjukkan bahwa manusia purba memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan manusia modern, serta memiliki otak yang lebih kecil.

Kesimpulan

Lucy adalah penemuan yang sangat penting dalam memahami evolusi manusia. Fosil ini tidak hanya memberikan informasi tentang fisik manusia purba, tetapi juga tentang cara hidup mereka. Penemuan ini terus mempengaruhi penelitian dan pemahaman kita tentang asal-usul manusia.